Pertanyaan Seputar Muharram

Alhamdulillah hari ini tepat kita memasuki 1 muharram 1433 H, yang berarti tahun baru islam. Berbicara tentang tahun baru islam, ada beberapa pertanyaan maupun pendapat yang mengusik pikiran saya, diantaranya: adakah ibadah khusus di bulan muharram, adakah doa khusus akhir dan awal tahun hijriyah, dan bolehkah menganggap penting momen tahun baru hijriyah. Disini saya hanya akan membagi pendapat saya sesuai pengetahuan yang saya miliki.

1. Menganggap penting tahun baru hijriyah

Menganggap penting suatu momen atau kejadian tentu tergantung dari niatnya, jika niatnya sebagai pengingat kejadian penting yang telah terjadi di momen tersebut maka tidak apa-apa agar kita memetik ibroh untuk selalu memperbaiki diri. Namun jika niatnya mengagungkan dan merayakan tahun baru hijriyah seperti orang-orang nasrani merayakan tahun baru masehi hingga ada ritual-ritual ibadah khusus yang dilakukan menyambut tahun baru hijriyah dengan anggapan bahwa ibadah di saat seperti itu memiliki keistimewaan, maka ini tidak boleh.

Rosulullah adalah pembawa dan penjelas syariat dan para sahabat adalah generasi terbaik yang mengikuti ajaran Rosulullah. Jika suatu pekerjaan memiliki keistimewaan dilakukan di waktu-waktu tertentu, tentunya para sahabat telah mengerjakannya terlebih dahulu sebelum kita.

Penanggalan hijriyah ditetapkan pada masa khalifah Umar bin Khattab. Semasa hidupnya Umar tidak pernah menganggap berlebihan tahun baru hijriyah, begitupun sahabat-sahabat lainnya.

Menurut pendapat saya, tanggal 1 Muharram tidak ada bedanya dengan tanggal lainnya dari segi keistimewaan. Yang membedakannya adalah nilai historisnya. Membuat resolusi (ber-azzam) khusus untuk satu tahun kedepan tentu tidak apa-apa asal tidak meyakini keharusannya dilakukan di tanggal 1 muharram, kita bisa memvariasikan untuk membuat resolusi tahunan di awal bulan ramadhan misalnya dan untuk tahun berikutnya dibuat di awal bulan syawwal misalnya agar menghindari bid’ah. Dan jika kita tidak membuat resolusi tertulis pun tidak apa-apa, yang terpenting harus ada perbaikan amal dari hari ke hari.

2. Doa akhir tahun dan awal tahun hijriyah

Ada pendapat bahwa untuk mengakhiri tahun hijriyah dan untuk mengawali tahun hijriyah kita dianjurkan untuk berdoa khusus. Doa khususnya adalah sebagai berikut:

Doa akhir tahun hijriyah:

Bismillaahir-rahmaanir-rahiim. Wa shallallaahu ‘ala sayyidinaa Muhammadin wa ‘alaa aalihi wa shahbihii wa sallam. Allaahumma maa ‘amiltu fi haadzihis-sanati mimmaa nahaitani ‘anhu falam atub minhu wa lam tardhahu wa lam tansahu wa halamta ‘alayya ba’da qudratika ‘alaa uquubati wa da’autani ilattaubati minhu ba’da jur’ati alaa ma’siyatika fa inni astaghfiruka fagfirlii wa maa ‘amiltu fiihaa mimma tardhaahu wa wa’adtani ‘alaihits-tsawaaba fas’alukallahumma yaa kariimu yaa dzal-jalaali wal ikram an tataqabbalahuu minni wa laa taqtha’ rajaai minka yaa karim, wa sallallaahu ‘alaa sayyidinaa Muhammadin Nabiyyil ummiyyi wa ‘alaa ‘aalihii wa sahbihii wa sallam.

Artinya:

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Semoga Allah melimpahkan rahmat dan keselamatan kepada junjungan kami Nabi Muhammad SAW,beserta para keluarga dan sahabatnya. Ya Allah, segala yang telah ku kerjakan selama tahun ini dari apa yang menjadi larangan-Mu, sedang kami belum bertaubat, padahal Engkau tidak melupakannya dan Engkau bersabar (dengan kasih sayang-Mu), yang sesungguhnya Engkau berkuasa memberikan siksa untuk saya, dan Engkau telah mengajak saya untuk bertaubat sesudah melakukan maksiat. Karena itu ya Allah, saya mohon ampunan-Mu dan berilah ampunan kepada saya dengan kemurahan-Mu.

Segala apa yang telah saya kerjakan, selama tahun ini, berupa amal perbuatan yang Engkau ridhai dan Engkau janjikan akan membalasnya dengan pahala, saya mohon kepada-Mu, wahai Dzat Yang Maha Pemurah, wahai Dzat Yang Mempunyai Kebesaran dan Kemuliaan, semoga berkenan menerima amal kami dan semoga Engkau tidak memutuskan harapan kami kepada-Mu, wahai Dzat Yang Maha Pemurah.

Dan semoga Allah memberikan rahmat dan kesejahteraan atas penghulu kami Muhammad, Nabi yang Ummi dan ke atas keluarga dan sahabatnya.

Doa awal tahun hijriyah:

Bismillaahir-rahmaanir-rahiim. Wa shallallaahu ‘alaa sayyidinaa Muhammadin wa ‘alaa ‘aalihi wa shahbihii wa sallam. Allaahumma antal-abadiyyul-qadiimul-awwalu, wa ‘alaa fadhlikal-’azhimi wujuudikal-mu’awwali, wa haadza ‘aamun jadidun qad aqbala ilaina nas’alukal ‘ishmata fiihi minasy-syaithaani wa auliyaa’ihi wa junuudihi wal’auna ‘alaa haadzihin-nafsil-ammaarati bis-suu’i wal-isytighaala bimaa yuqarribuni ilaika zulfa yaa dzal-jalaali wal-ikram yaa arhamar-raahimin, wa sallallaahu ‘alaa sayyidina Muhammadin nabiyyil ummiyyi wa ‘alaa ‘aalihi wa shahbihii wa sallam.

Artinya:

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.

Semoga Allah senantiasa melimpahkan rahmat dan keselamatan kepada junjungan kami Nabi Muhammad SAW, beserta keluarga dan sahabatnya.

Ya Allah Engkaulah Yang Abadi, Dahulu, lagi Awal. Dan hanya kepada anugerah-Mu yang Agung dan Kedermawanan-Mu tempat bergantung. Dan ini tahun baru benar-benar telah datang. Kami memohon kepada-Mu perlindungan dalam tahun ini dari (godaan) setan, kekasih-kekasihnya dan bala tentaranya. Dan kami memohon pertolongan untuk mengalahkan hawa nafsu amarah yang mengajak pada kejahatan,agar kami sibuk melakukan amal yang dapat mendekatkan diri kami kepada-Mu wahai Dzat yang memiliki Keagungan dan Kemuliaan. Semoga Allah senantiasa melimpahkan rahmat dan keselamatan kepada junjungan kami Nabi Muhammad SAW, Nabi yang ummi dan ke atas para keluarga dan sahabatnya.

Berdoa adalah ibadah yang tidak ditentukan waktunya secara khusus, bisa dilakukan kapan saja. Menurut isinya, doa bisa dibedakan menjadi 2 macam yaitu Matsuroh dan Ghoiru Matsuroh. Matsuroh artinya doa yang lafadz nya ada dalam Alquran atau diajarkan Rosulullah. Sedangkan Ghoiru Matsuroh artinya doa yang lafadz nya bukan berasal dari Alquran atau Rosulullah. Dua-duanya bisa kita gunakan dalam berdoa, tetapi tentunya doa-doa Matsuroh itu lebih baik jika kita hafal.

Menurut saya berdoa dengan doa akhir tahun maupun doa awal tahun seperti diatas tentu tidak apa-apa dengan tidak meyakini bahwa doa itulah yang harus dilantunkan di akhir dan awal tahun hijriyah. Kita bisa membuat sendiri doa yang sesuai kebutuhan kita. Dan berdoa itu dilakukan disetiap waktu, bukan hanya di akhir tahun dan awal tahun. Dan yang terpenting, kita tidak boleh meyakini kedua doa tersebut dianjurkan dan berasal dari Rosulullah karena tidak ada riwayatnya dan Rosulullah telah wafat sebelum tahun Hijriyah ditetapkan di masa Umar bin Khattab jadi mana mungkin Rosulullah yang menganjurkan kedua doa itu.

3. Sholat / ibadah khusus awal muharram

Tidak ada sholat khusus atau ibadah lain yang khusus untuk menyambut awal muharram. Menurut pendapat yang shahih sesuai pentunjuk Rosulullah SAW yang benar adalah muharram memang memiliki keutamaan dan kita dianjurkan untuk shaum di hari tasu’a (9 muharram) dan hari assyura (10 muharram). Saya pernah menuliskan keutamaan muharram dan anjuran shaum di sini.

Dan terakhir kita bisa renungkan hadits Rasulullah berikut ini:

Dari ‘Aisyah berkata: Telah bersabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam (yang artinya): “Barangsiapa yang mengada-adakan (sesuatu yang baru) dalam urusan (agama) kami ini, apa-apa yang tidak ada darinya (tidak kami perintahkan) maka ia tertolak.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

Wallohu ‘alam bi showab

About these ads

Tagged:

One thought on “Pertanyaan Seputar Muharram

  1. Gunawan November 4, 2013 pukul 7:15 am Reply

    Assalamualaikum maaf sebelumnya saya bukan ahli agama, mestinya yang benar yang mana doa akhir dan awal tahun hijriyah boleh nggak dilakukan? dasar hukumnya mestinya dijelaskan sebab kita mau berdakwah nggak ragu ragu, takut itu bid,ah trimakasih

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 25 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: