Siapakah Dalang Dibalik Kekacauan di Mesir?

Akhir-akhir ini wall FB maupun timeline Twitter saya rutin memunculkan update berita tentang kekacauan yang terjadi di Mesir setelah kudeta yang dilakukan oleh Militer terhadap Presiden Mursi. Jika kita cari di media nasional baik televisi, koran, dan web umumnya kita tidak akan mendapatkan berita tentang mesir ini, saya tidak tahu apa sebabnya.

Saya yang memang sebulan terakhir ini jarang sekali menonton Televisi berusaha mencari tahu perkembangan di Mesir di Internet. Dan ada berita yang lumayan menyita perhatian saya tentang: persetujuan dan dukungan kerajaan Arab Saudi terhadap kudeta yang dilakukan militer mesir untuk menggulingkan presiden Mursi. Update terakhir adalah terjadinya pembantaian besar-besaran terhadap pendukung presiden Mursi dan tokoh Ikhwanul Muslimin (partai pengusung Mursi).

Disini saya tidak akan melakukan pembelaan terhadap presiden Mursi, mengingat saya tidak mempunyai kepentingan dan pengetahuan yang memadai tentang kondisi politik di Mesir, namun yang saya tahu presiden Mursi adalah presiden yang berhasil membawa Mesir keluar dari krisis setelah presiden diktator Husni Mubarok digulingkan, selain itu yang paling menonjol bahwa presiden Mursi adalah pro-palestina dan sangat menentang amerika. Dan masih banyak prestasi lain di bidang ekonomi dan birokrasi Mesir.

Kembali ke permasalahan dukungan Kerajaan Arab Saudi terhadap kudeta Militer di Mesir. Saya merasa aneh atas sikap arab saudi ini, dimana mereka (Arab Saudi) ‘mengkhianati’ Ikhwan dan lebih dekat dengan Amerika. Sebenarnya tidak terlalu mengherankan sih memang, karena dalam beberapa kebijakannya, Arab Saudi memang berpihak pada Amerika, seperti contohnya sikapnya yang mendiamkan Agresi Israel ke Gaza.

Dari berita-berita tentang tema-tema tersebut, akhirnya mengantarkan saya kepada artikel berikut ini: http://sosok.kompasiana.com/2013/07/30/raja-arab-saudi-lain-dulu-lain-sekarang-580796.html di artikel tersebut disebutkan bahwa pernah ada raja di Arab Saudi yang bernama Raja Faisal yang sangat menentang Amerika. Bak penelusuran referensi thesis, saya pun akhirnya mencari tahu biografi Raja Faisal serta tragedi pembunuhan yang mengakhiri hayatnya. Sayapun akhirnya nyangkut di artikel ini: http://abulailaabdurrahman.blogspot.com/2012/06/analisis-peristiwa-pembunuhan-raja.html

Menurut saya, artikel yang ditulis bapak Abu Laila di link diatas sangat berbobot. Dia melakukan analisis yang sangat panjang untuk mengetahui siapakah dalang dibalik pembunuhan raja Faisal. Dia membandingkan peristiwa pembunuhan tersebut dengan pembunuhan yang menimpa Robert F. Kennedy (adik kandung presiden Amerika, John F. Kennedy). Dari kedua peristiwa pembunuhan tersebut terdapat kesamaan yaitu terlibatnya CIA didalamnya. Pak Abu Laila berkesimpulan bahwa pembunuhan Raja Faisal maupun Robert F. Kennedy didalangi oleh CIA.

Dari artikel tersebut diketahui bahwa CIA mempunyai program untuk mempengaruhi seseorang atau instansi agar mau menjadi ‘alat’ untuk menekan suatu negara demi melancarkan keinginan Amerika di negara tersebut. Menurut bapak Abu Laila, CIA akan menyingkirkan dengan cara membunuh atau melengserkan pemimpin suatu negara jika negara tersebut tidak patuh kepada Amerika. Cara menyingkirkannya bisa langsung secara terang-terangan ataupun secara samar yaitu dengan cara dibuat skenario sealamiah mungkin seolah-olah ada permasalahan di internal suatu bangsa tersebut.

Cara yang digunakan CIA untuk membunuh raja Faisal adalah dengan cara yang kedua, yaitu dengan ‘mencuci otak’ keponakan raja Faisal sendiri untuk membunuh raja Faisal, dan dibuat skenario se-alamiah mungkin agar terkesan bahwa ada dendam pribadi antara raja Faisal dengan keponakannya tersebut.

Dari pemaparan tentang skenario pembunuhan yang didalangi oleh CIA terhadap raja Faisal, jika kita kaitkan dengan kudeta militer Mesir terhadap presiden Mursi sebenarnya sangat mirip. Baik raja Faisal maupun presiden Mursi keduanya sangat lantang menyuarakan kemerdekaan Palestina dan anti Amerika. Jadi menurut dugaan saya, kekacauan yang terjadi di Mesir ini tidak lain didalangi oleh CIA.  Semoga saudara-saudara Ikhwan di Mesir diberi kesabaran dan kekuatan untuk melawan dan kita berdoa semoga yang melakukan makar di Mesir dibalas oleh Allah SWT, sebaik-baik pembuat makar. Wallohu’alam..

About these ads

Tagged: , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 25 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: