Bersyukurlah
Januari 8th, 2009 § Tinggalkan sebuah Komentar
Kita akan bisa merasakan betapa berharganya sesuatu ketika sesuatu itu meninggalkan kita. Tetapi seringkali kita tidak menyadarinya sehingga kita hanya merisaukan hal2 yang tidak ada tetapi tidak mensyukuri keadaan saat ini bahkan mengabaikannya.
Contohnya ketika kita sakit, kita baru menyadari betapa berharganya nikmat sehat itu. Mengapa dahulu ketika sehat kita tidak mensyukuri nikmat yang diberikan Allah malah kita mengabaikannya sehingga Allah mungkin mengingatkan kita dengan penyakit itu.
Maka bersyukurlah dengan keadaan kita saat ini sambil kita sabar menjalaninya. Janganlah kita merisaukan sesuatu yang tidak ada yang belum tentu baik bagi kita padahal Allah lah yang maha mengetahui apa kebutuhan kita karena Dia lah pemilik kita.
Bersyukur kepada Allah hendaknya setiap saat karena Allah pun tidak henti2nya memberikan nikmat yang sangat banyak bahkan tidak terhitung kepada kita setiap saat. Bahkan kata Allah jika air laut di bumi ini dijadikan tintanya untuk menuliskan nikmat2 Allah maka tidak akan cukup. Subhanallah.
Allah lah yang mengatur jantung agar terus berdenyut, paru2 agar terus bernafas, darah agar terus mengalir bahkan sel2 yang ada di dalam tubuh kita diatur oleh Allah. Bayangkan jika Allah menghentikan nikmatnya sehingga jantung ini tidak lagi berdenyut, paru2 ini tidak lagi bernafas dan darah ini beku tidak mengalir? Astagfirullahal ’adzim.
Masihkah kita pelit untuk bersyukur kepada Allah padahal kita ini milik Allah, semua yang kita miliki hakekatnya bukan milik kita, semua kebutuhan kita dicukupi oleh Allah. Kita baru akan menyesal ketika kita sudah berada di alam kubur dan disiksa oleh malaikat kubur. Mengapa kita tidak pandai bersyukur ketika masih hidup. Mengapa kita baru menyadarinya setelah kita mati. Semua itu telah terlambat jika kita sudah berada di alam kubur.
Maka sebelum terlambat hendaknya kita menjadi ahli syukur selagi masih diberikan nikmat hidup di dunia ini. Cara mensyukuri nikmat Allah yaitu dengan menjaga nikmat yang diberikan, menggunakannya untuk beribadah dan taat kepada Allah (sami’na wa ato’na), dan tidak sombong. Dengan pandai mensyukuri nikmat Allah hati kita akan tenang dan tidak risau dengan hal2 yang belum ada karena semua terserah Allah. Semoga kita termasuk hamba2 yang pandai bersyukur dan tidak kufur nikmat.
Agresi Israel ke Gaza
Januari 3rd, 2009 § 4 Komentar
Gambar disamping adalah salahsatu korban kebrutalan aksi israel menyerang warga palestina di jalur Gaza.
Sungguh biadab aksi yang dilancarkan israel, mereka melakukan agresi militer sejak tanggal 28 desember yang menurut mereka bertujuan untuk melumpuhkan basis2 Hamas di jalur Gaza. Mereka (israel) telah menciderai perjanjian gencatan senjata antara Hamas dan Israel. Alasan yang sungguh tidak bisa diterima akal sehat dan cacat, mereka berdalih Hamas lah yang memaksa mereka melakukan agresi militer ini. Menurut mereka Hamas yang telah melanggar perjanjian gencatan senjata dengan meluncurkan roket2 ke wilayah israel. Sementara itu menurut dubes palestina untuk indonesia, itu bohong besar. Dan masih menurutnya, agresi militer yang dilakukan israel samasekali tidak mengenai basis2 militer Hamas di Gaza melainkan kebanyakan mengenai masyarakat sipil terutama korbannya adalah perempuan dan anak2.
Menteri luar negeri israel menyatakan bahwa israel tidak akan menghentikan perang walaupun banyak kecaman dari negara2 lain dan menurutnya korban rakyat sipil-yang saat ini mencapai 400 jiwa telah meninggal-adalah wajar sebagai konsekuensi dari perang. Dasar laknatullah.
Sementara itu pemimpin negara2 arab hanya diam atas perilaku biadab israel tersebut. Bahkan mesir menutup perbatasannya dengan Gaza sehingga rakyat palestina di jalur Gaza tidak bisa keluar dari situasi perang dan bantuan dari luar tidak bisa masuk ke Gaza. Palestina sungguh telah dikucilkan oleh negara2 arab yang notabene mayoritas berpenduduk muslim. Seakan2 rakyat palestina dipaksa berjuang sendirian menghadapi tentara2 israel yang bersenjatakan canggih dan lengkap.
Padahal rasulullah bersabda muslim itu bagaikan satu tubuh, jika satu bagian tubuh merasakan sakit, maka bagian yang lain ikut merasakannya. Untuk itu sebagai bentuk dukungan kita yang paling rendah adalah marilah kita doakan perjuangan rakyat palestina. Semoga darah dan nyawa pejuang palestina adalah darah dan nyawa para syuhada. Semoga Allah membalas perbuatan musuh2 islam.