Syarat dan Penghalang di Ijabahnya Doa
November 16th, 2011 § Tinggalkan sebuah Komentar
Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu mengenai Aku maka; Sesungguhnya Aku senantiasa teramat dekat, Aku perkenankan permohonan orang yang berdoa apabila ia berdoa kepada-Ku. Maka hendaklah mereka menyahut seruan-Ku (dengan mematuhi perintah-Ku), dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku supaya mereka menjadi baik serta tertuntun. (Q.S. Al Baqoroh: 186)
Menurut ayat ini sesungguhnya tidak ada doa yang sia-sia dihadapan Allah SWT. apabila dilaksanakan dengan ikhlas dan cara yang benar. Setiap doa akan berpahala karena merupakan ibadah dan niscaya diijabah karena telah dijanjikan. Dan janji Allah pasti benar adanya.
Dalam ayat lain Allah berfirman:
Berdoalah kamu kepada-Ku, niscaya Aku akan mengijabah keinginanmu. (Q.S. Al Mu’min: 60)
Ijabah artinya jawaban atau pemenuhan atas tuntutan atau permohonan. Adapun bentuk-bentuk diijabahnya doa adalah seperti dalam hadits berikut:
Dari Malik dari Zaed bin Aslam bahwasanya Rasulullah SAW. telah bersabda, “Setiap pemohon yang memohon niscaya berada diantara tiga keadaan; Apakah diijabah seperti yang diinginkannya, dinantikan balasannya di akhirat; atau diampuni dosa-dosanya”. (H.R. Imam Malik)
Dalam hadits lain disebutkan:
Abu Said dan sekelompok sahabat Nabi SAW. meriwayatkan tentang hadits: Setiap muslim yang berdoa kepada Allah dengan suatu doa, niscaya akan diijabah. Maka dari doanya itu ada satu dari tiga macam; Disegerakan di dunia, ditabungkan untuk diberikan di akhirat, atau dicegah dari bencana yang sebanding. (H.R. Ath Thabrani)
Jika Aku Jatuh Cinta
November 22nd, 2009 § 2 Komentar
Ya Allah, jika aku jatuh cinta, cintakanlah aku pada seseorang yang melabuhkan cintanya pada-Mu, agar bertambah kekuatan ku untuk mencintai-Mu…….
Ya Muhaimin, jika aku jatuh cinta, jagalah cinta ku padanya agar tidak melebihi cinta ku pada-Mu………
Ya Allah, jika aku jatuh hati, izinkanlah aku menyentuh hati seseorang yang hatinya tertaut pada-Mu agar tidak terjatuh aku dalam jurang cinta semu………
Ya Rabbana, jika aku jatuh hati, jagalah hatiku padanya agar tidak berpaling dari hati-Mu..
Ya Robbul’izzati, jika aku rindu, rindukanlah aku pada seseorang yang merindui syahid di jalan-Mu…….
Ya Allah, jika aku rindu, jagalah rinduku padanya agar tidak lalai aku merindukan syurga-Mu……..
Ya Allah, jika aku menikmati cinta kekasih-Mu, janganlah nikmat itu melebihi kenikmatan indahnya bermunajat di sepertiga malam terakhir-Mu………..
Ya Allah, jika aku jatuh hati pada kekasih-Mu jangan biarkan aku tertatih dan terjatuh dalam perjalanan panjang menyeru manusia kepada-Mu………
Ya Allah, Engkau mengetahui bahwa hati-hati ini telah terhimpun dalam cinta pada-Mu, telah berjumpa dalam taat-Mu, telah bersatu dalam dakwah pada-Mu dan telah terpadu dalam membela syariat-Mu, penuhilah hati-hati ini dengan nur-Mu yang tiada pernah pudar. Lapangkanlah dada-dada kami dengan limpahan keimanan……..
Aaamiin….Ya Robbal’alamin.