Belajar Konsep OO dan Java
Desember 12th, 2011 § Tinggalkan sebuah Komentar
Saya tidak akan menerangkan konsep OO dan Java disini karena saya hanya ingin men-share blog bagus yang mencoba mengupas tuntas konsep OO dan Java. Kebetulan kontributor blog tersebut adalah teman-teman saya seangkatan dulu ketika kita berjuang bersama di Politeknik Negeri Bandung, pada saat kuliah mereka memang pakarnya OO dan Java dan sekarang ketika sudah berpencar untuk bekerja, kerjanya tetap di OO dan Java. Langsung saja cekidot, semoga bermanfaat:
Java Mengakses Resource yang Ada dalam Arsip JAR
November 14th, 2011 § Tinggalkan sebuah Komentar
Adakalanya kita perlu mengakses suatu resource berupa file image atau text yang ada dalam arsip JAR ketika membuat aplikasi Java. Mengakses resource dalam arsip jar tidak sama dengan mengakses file, karena arsip JAR adalah kumpulan file binary hasil compile aplikasi Java.
Misalkan kita ingin mengakses file icon yang ada di package malaka/asp/resources, maka kita cukup mengkopikan code dibawah ini.
ImageIcon icon = new ImageIcon(getClass().getResource("/malaka/asp/resources/logo.jpg"));
Semoga bermanfaat
Membuat dan Membaca File Konfigurasi di Java Menggunakan Properties
Agustus 2nd, 2010 § Tinggalkan sebuah Komentar
Kadangkala ketika startup/baru memulai aplikasi Java yang kita buat, kita menginginkan agar aplikasi me-load beberapa setingan, misalnya untuk koneksi dengan basis data atau koneksi dengan socket. Ada 2 cara yang umum dilakukan untuk menyimpan setingan aplikasi, yaitu:
1. Setingan disimpan di basis data
2. Setingan disimpan di File
Cara no. 1 umum dilakukan dan caranya cukup mudah. Dalam kesempatan kali ini akan dibahas cara ke 2, yaitu setingan disimpan di File.
Di paket JDK ada Class Properties yang sangat berguna untuk me-load File yang bertipe Properties. Penggunaannya pun cukup mudah, kita hanya perlu menyimpan setingan kedalam file text seperti ini:
#ASP Client setting #server ip: adalah ip server server\ ip=192.168.0.3
File properties di atas misalkan disimpan di folder data dengan nama “config.properties”. File tersebut berisi key “server ip” dengan value “192.168.0.3″, untuk membuat komentar diawali dengan tanda “#”. Untuk membacanya dari program Java adalah sebagai berikut:
public static String getServerIP() {
Properties pro = new Properties();
pro.clear();
try {
pro.load(new FileInputStream("/data/config.properties"));
}
catch (IOException ex) {
ex.printStackTrace();
}
return pro.getProperty("server ip");
}
Membuat Jam Digital di Java
Agustus 2nd, 2010 § 2 Komentar
Misalkan kita ingin menampilkan jam digital di JLabel pada sebuah JFrame. Misalkan nama komponen JLabel nya adalah “lTime”, maka untuk menampilkan jam digitalnya cukup kopikan sourcecode dibawah ini di JFrame nya. Intinya sourcecode ini memanfaatkan Objek Timer untuk membuat schedule dan objek TimerTask untuk membuat tugas yang harus dilakukan oleh thread. Objek Timer akan menjadwalkan untuk menjalankan secara periodik TimerTask yang telah dibuat, dalam contoh dibawah ini, TimerTask akan dijalankan tiap 100 millisecond sekali dengan interval 0.
import java.util.Timer;
import java.util.TimerTask;
import javax.swing.JLabel;
public void showDigitalClock() {
TimerTask tt=new TimerTask() {
@Override
public void run() {
lTime.setText(Util.getStringTime());
}
};
Timer t=new Timer();
t.schedule(tt,0, 100);
}
public static String getStringTime() {
return getCurrHour()+":"+getCurrMinute()+":"+getCurrSecond();
}
public static int getCurrHour() {
return Calendar.getInstance().get(Calendar.HOUR_OF_DAY);
}
public static int getCurrMinute() {
return Calendar.getInstance().get(Calendar.MINUTE);
}
public static int getCurrSecond() {
return Calendar.getInstance().get(Calendar.SECOND);
}
Menampilkan JFrame atau JDialog di tengah
Agustus 2nd, 2010 § Tinggalkan sebuah Komentar
Secara default, JFrame atau JDialog yang kita buat di aplikasi Swing Java, akan ditampilkan di lokasi x=0,y=0 (dalam koordinat layar). Untuk membuatnya tampil ditengah-tengah layar monitor atau ditengah komponen induknya biasanya kita menggunakan method setLocation(int x,int y) tapi method ini tidak praktis. Lalu adakah method yang lebih praktis? jawabnya ada, gunakan method setLocationRelativeTo(Component c).
Jika JFrame atau JDialog ingin ditampilkan ditengah layar maka argumen/parameter methodnya diisi null.
contoh: this.setLocationRelativeTo(null)
Jika JFrame atau JDialog ingin ditampilkan ditengah komponen induknya maka argumen/parameter methodnya diisi komponen induknya.
contoh: this.setLocationRelativeTo(parent)
this adalah JFrame/JDialog, parent adalah komponen induknya
Konversi Angka Desimal ke Romawi menggunakan Java
April 23rd, 2010 § Tinggalkan sebuah Komentar
Ketika disuruh menampilkan nomor shift pegawai di aplikasi sistem perparkiran (proyek di kantor) dalam format romawi saya langsung browsing di internet source code nya, atau minimal algoritmanya. Dan ketemu lah di web ini , sudah lengkap lagi algoritma plus source code nya.
Terimakasih buat I Luv Monday yg sudah berbagi source code, jadi saya tidak perlu mikir lagi buat sendiri. Algo dan source codenya saya copy ya, ke blog saya, buat catatan pribadi
. Berikut algo dan source codenya:
Algoritmanya:
1. setiap kelipatan 1000 diganti dengan 1 M
2. sisanya kalau di atas 900, tambahin CM
3. sisanya kalau diatas limaratus tambahin D
4. sisanya kalau diatas empat ratus tambahin CD
5. sisanya setiap kelipatan seratus tambahin 1 C
6. sisanya kalo diatas 90, tambahin XC
7. sisanya kalau diatas 50 tambahin L
8. sisanya kalau diatas 40 tambahin CL
9. sisanya untuk setiap kelipatan 10 tambahin C
10. sisanya kalau 9 jadiin IX
11. sisanya kalau lebih dari 5, tambahin V
12. sisanya kalau 4 jadiin IV
13. sisanya di ubah jadi I
Membuat kode MD5 di Java
April 14th, 2010 § Tinggalkan sebuah Komentar
MD5 adalah salahsatu metode kriptografi yang sangat banyak digunakan. Salahsatu pengunaannya adalah menyamarkan password ketika akan disimpan kedalam basis data. Dengan MD5 password diubah menjadi kode hash 128-bit yang merepresentasikan password tersebut, dan kode hash inilah biasanya yang disimpan dalam basis data.
Untuk menyocokkannya password, kita harus tahu String password aslinya lalu diubah dengan MD5 menjadi kode hash kemudian kode hash baru ini dicocokkan dengan kode hash yang tersimpan dalam basis data.
Bagi pengguna php mungkin MD5 sudah tidak asing lagi, karena php sudah menyediakan fungsi untuk MD5. Lalu bagaimana dengan Java? Java memang tidak menyediakan fungsi/method/API untuk MD5, tapi kita bisa membuat sendiri method untuk membuat MD5 hash. Di-internet sudah banyak yang mem-posting source code-nya memang, dengan berbagai algoritma yg beragam, tapi tidak ada salahnya kalau saya posting juga di blog saya sebagai arsip pribadi. Berikut ini source code sederhananya:
private static String convertToHex(byte[] data) {
StringBuffer buf = new StringBuffer();
for (int i = 0; i < data.length; i++) {
int halfbyte = (data[i] >>> 4) & 0x0F;
int two_halfs = 0;
do {
if ((0 <= halfbyte) && (halfbyte <= 9))
buf.append((char) ('0' + halfbyte));
else
buf.append((char) ('a' + (halfbyte - 10)));
halfbyte = data[i] & 0x0F;
} while(two_halfs++ < 1);
}
return buf.toString();
}
public static String MD5(String text) throws NoSuchAlgorithmException, UnsupportedEncodingException {
MessageDigest md = MessageDigest.getInstance("MD5");
byte[] md5hash = new byte[32];
md.update(text.getBytes("iso-8859-1"), 0, text.length());
md5hash = md.digest();
return convertToHex(md5hash);
}
Sumber sourcecode: Internet
Class Java untuk Menuliskan Uang dalam Terbilang
Desember 20th, 2009 § Tinggalkan sebuah Komentar
Dalam kuitansi atau dalam laporan yang berhubungan dengan uang, selain ditulis dengan angka jumlah uang pun biasanya ditulis dengan terbilang. Misalnya jika jumlah uangnya Rp. 12.950.000,- maka terbilangnya adalah: Dua Belas Juta Sembilan Ratus Lima Puluh Ribu Rupiah.