Ulang Tahun: Sejarah, Hukum, dan Komentar ;)

April 11th, 2012 § Tinggalkan sebuah Komentar

Memperingati ulang tahun saya kira sudah sangat lazim dilakukan oleh umat islam sekarang, setidaknya setelah berkembangnya dunia internet dan social networking. Tak dapat dipungkiri peran internet dan social networking dalam menyebarkan budaya ulang tahun ini. Dulu sebelum booming facebook dan kita lebih banyak bergaul dengan teman di dunia nyata, kita mungkin masih banyak yang tidak merayakan ulang tahun. Namun kini dengan adanya facebook kita lebih banyak bergaul dengan teman di dunia maya dan facebook menyediakan fitur untuk mengingatkan hari ulang tahun teman kita tersebut. Jadilah budaya ulang tahun menjadi sangat booming saat ini.

Kita tentu sangat senang diperhatikan, apalagi jika teman kita mengingat momen spesial kita, mendoakan, dan memberi bingkisan. Demikian biasanya yang terjadi pada saat hari ulang tahun..kita senang begitupun teman kita.. Namun sudah tahukah teman-teman tentang sejarah perayaan ulang tahun? Tahukah hukum merayakan ulang tahun? Baiklah, pada tulisan ini saya akan berkomentar tentang Ulang Tahun, simak yu..

Sejarah

Ulang tahun pertama kali dimulai di Eropa. Perayaan ultah pada waktu itu dimaksudkan untuk mengusir roh-roh jahat yang akan datang pada orang yang berulang tahun dan para tamu undangan seperti teman atau keluarga berdoa untuk mengusir roh jahat tersebut. Memberikan kado juga dipercaya dapat mengusir roh jahat tersebut.

Merayakan ulang tahun sudah dilakuakan sejak dulu. Orang-orang jaman dahulu tidak mengetahui dengan pasti hari kelahiran mereka, karena waktu itu mereka menggunakan tanda waktu dari pergantian bulan dan musim. Sejalan dengan peradaban manusia, diciptakanlah kalender. Kalender memudahkan manusia untuk mengingat dan merayakan hal-hal penting setiap tahunnya, dan ulang tahun merupakan salah satunya.

Pada saat agama nasrani lahir, ulang tahun dijadikan kebudayaan orang nasrani. Selebihnya tentang sejarah ulang tahun atau sejarah perayaan-perayaan lainnya, teman-teman bisa kaji di buku Parasit Akidah karangan ust. A.D. El Marzdedeq. Saya sudah tulis sedikit ulasan buku itu di tulisan lain di blog ini (klik disini).

Hukum

Ada dua hal tentang perayaan ulang tahun ini, yang menjerumus kepada hal ibadah atau adat istiadat. Jika hal itu dimaksudkan tentang ibadah maka jelas itu adalah perbuatan bid’ah.

“…Hendaklah kamu berhati – hati terhadap perkara yang diada – adakan, karena setiap yang diada – adakan itu bid’ah, setiap bid’ah adalah sesat”. (HR. Ahmad)

“..Sesungguhnya sebaik-baik perkataan ialah kitab Allah, dan sebaik – baik petunjuk ialah petunjuk Muhammad, sejelek – jeleknya urusan adalah perbuatan bid’ah, setiap bid’ah adalah sesat”. (HR Muslim)

..dan yang sesat itu tempatnya di neraka.

Tapi jika dimaksudkan dengan Adat Istiadat saja, hal itu mengandung dua sisi larangan.

Yang pertama, menjadikan sebagai salah satu hari raya. Tindakan ini berarti suatu kelancangan terhadap Allah dan Rasulnya, dimana kita mentapkan sebagai ‘Ied (Hari Raya) dalam islam, padahal Allah dan Rasulnya tidak pernah menjadikannya sebagai hari raya. Perayaan dalam islam terbagi menjadi 3, yang pertama Iedul Fitri yang kedua Iedul Adha dan yang terakhir setiap hari jum’at.

Yang kedua, mengandung usur tasyabbuh (meniru niru). Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, ulang tahun ini selalu dirayakan oleh umat nasrani. Mereka melakukannya dengan cara tiup lilin dan potong kue sambil bernyanyi diiringi tepuk tangan bahkan sambil joget-joget.

Perhatikanlah hadits berikut ini:

Barang siapa yang menyerupai suatu kaum, maka dia termasuk bagian dari mereka

(HR. Ahmad & Abu Daud)

Baca selengkapnya

Etika Berbicara dan Berpendapat

Maret 7th, 2009 § 2 Komentar

Sebenarnya tulisan ini telah lama tersimpan sebagai naskah di blog saya tetapi belum sempat diterbitkan karena sempet hilang gairah untuk menulis, tapi sekarang gairah itu timbul lagi. Langsung aja.

Awal tahun dulu, ketika sedang membaca-baca tulisan di blog orang lain, saya menemukan tulisan yg cukup menarik perhatian saya yg kurang lebih berjudul “PKS didzolimi NU dan muhammadiyah” yg ditulis oleh pak hafez, salahsatu kader PKS.

Saya tertarik karena saat itu saya sedang gandrung2nya dengan PKS dan sedang mencari berita tentang PKS. Langsung aja ke pokok masalahnya. Tulisan yg ditulis mas hafez tersebut menurut saya subyektif dan murni pendapat pak hafez sendiri, tulisannya bagus, gaya menyampaikannya mencerminkan wawasan penulisnya luas, aktifis, dan pintar ilmu agama. Begitupun respon dari para pembaca, komentarnya saat itu mencapai hampir 1000 komentar wow!!. Untuk tulisan yg “berat” seperti ini komentarnya segitu banyak.

Baca selengkapnya

Theme Song Iklan Bebelac (My First, My Last, My Everything)

Januari 4th, 2009 § 77 Komentar

Teman2 pasti sering lihat iklan di TV, sekarang ini saya sedang suka iklan2 bebelac. Iklan2 bebelac banyak serinya yang pernah ditayangin di TV diantaranya ayah menjemput anaknya pulang sekolah pada saat hujan, anak yang ngasih kartu ucapan ke ibu pada waktu ibunya berangkat kerja, dan terakhir 2 anak yang berbagi es krim.

Semua seri iklan tersebut menurut saya bagus dan lucu. Saya jadi ingin nikah n punya anak yang pintar2 n lucu2 (He…he…). Balik ke masalah iklan bebelac tadi, yang membuat iklan itu jadi bagus tentu bukan hanya gambarnya saja tetapi theme songnya juga. Dan menurut saya theme song iklan bebelac sangat pas dengan gambarnya yang lucu.

Baca selengkapnya

Nasyid Dulu

Januari 2nd, 2009 § 2 Komentar

Buta mata tak nampak jalan di dunia
Kerana tidak nampak cahaya
Tidak tahu ke mana hendak dituju
Ke hilir atau ke hulu

Selamatlah di dunia fana ini
Bilamana mata tidak buta
Melalui pengalaman diri
Kerana jalan itu sudah biasa

Ada pedoman yang menunjuk kita
Tongkat di tangan membantu jua
Boleh jadi orang simpati yang membawa
Tapi jika buta hati menderita

Tidak nampak jalan menuju ke akhirat
Negeri yang kekal abadi
Tidak diukur, tidak diukur dengan mata
Kerana tiada kawan yang membantu

Tiada pengalaman yang memastikannya
Tiada pedoman menunjuk kita
Tidak ada yang simpati menolong kita
Dalam kegelapan terjun ke neraka

Menderita di negeri yang abadi
Tidak kembali ke dunia lagi
Tiada gunanya penyesalan diri
Oleh itu banyakkan ‘amal dan bakti”

***

Lirik nasyid diatas adalah lirik nasyid melayu lama yang berjudul Buta Mata yang dinyanyikan oleh Nada Murni / Saff One. Nasyid ini pertama kali saya dengarkan ketika masih kelas 3 SD. Waktu itu ada suatu acara (*lupa lagi acaranya apa kalo gak salah imtihan) di masjid tempat saya mengaji. Saya sempat belajar nasyid ini dan beberapa nasyid lainnya untuk tampil di acara tersebut. Dan itulah awal saya berkenalan dengan nasyid.

Baca selengkapnya

Di mana saya?

You are currently browsing entries tagged with Komentarku at Catatanku.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.