Alif Kecil
Oktober 17th, 2011 § Tinggalkan sebuah Komentar
Ketika malam datang mencekam
kulihat si Alif kecil yang malang
duduk tengadah kelangit yang kelam
meratapi nasib diri
Kilat menyambar hujan pun turun
semakin basah hatinya yang resah
kapankah semua kini kan berakhir
dijalanan penuh duri
Ya Allah tunjukkan jalan-Mu
pada si Alif kecil
agar dia dapat menahan cobaan dan rintangan
yang datang menghadang
Ya Allah kuatkan hati pada si Alif kecil
agar terbebas dari tirani
menuju cahya Ilahi menuju cahya Ilahi
(Snada – Alif Kecil)
***
Selalu suka dengan nasyid ini, pikiran saya langsung menerawang kepada anak-anak jalanan, anak-anak yang tinggal di pengungsian, dan anak-anak yang tidak seberuntung kita. Di Indonesia, Palestina, Bosnia, Chechnya, Irak, Afgahnistan, Pakistan, dan seluruh anak muslim di dunia. Ya Allah Kuatkan hati pada si Alif kecil agar terbebas dari tirani menuju cahaya-Mu.
Terprovokasi Nasyid
September 20th, 2010 § Tinggalkan sebuah Komentar
Hmm…akhir-akhir ini playlist winamp saya diisi oleh nasyid, mungkin suasana ramadhan masih terasa bagi saya. Saya suka semua jenis musik dari dangdut sampe rock hingga nasyid, mungkin ini yang membuat saya tidak punya penyanyi atau grup band favorit
.
Kembali ke nasyid, playlist di winamp saya berisi semua irama nasyid dari yg bertema palestina (groovy) sampe tema cinta (mellow)
, ga tau kenapa saya selalu ulang nasyid dari Hijjaz yg judulnya Permaisuri Hatiku
, liriknya bagus buat bujangan seperti saya yg sedang mendambakan permaisuri hati ha..ha…Lama-lama bisa terprovokasi saya karena liriknya, tapi kalo provokasinya bagus gapapa kan kita terpancing? lain lagi kalo provokasi nya buat kerusuhan ndak boleh itu
. Tanpa banyak cincong, silakan simak liriknya berikut ini, alangkah lebih baiknya jika sambil didengarkan mp3 nya.
***
Di antara kekasih pilihan dihati
Punyai budi penghias diri
Wajahnya lembut biasan perkerti yang tinggi
Indahnya perhiasan dunia
Diantara diriku juga diri-mu
Hanya mengharapkan cinta yang Satu
Ku kan binakan mahligai impian-mu
Oh.. sayang ikhlaskanlah hati-mu
Malu-mu bernilai
Kata-mu berhikmah
Hati-mu tulus suci dan murni
Hanya diri yang halal
Engkau serahkan segala
Untuk mencari redha Allah
Benarlah cinta buta melalaikan
Tanpa memikirkan batas syariatnya
Semuanya itu hanya ujian didunia
Ia adalah mahar untuk kita ke syurga
Kau Permaisuri di hati-ku
Di dunia ini engkau penghibur
Menjunjung kasih amanah Ilahi
Ku pasti akan terus menyayangi
Terima kasih ucapan ku beri
Kau hadiahkan ku cahaya hati
Ku pimpin tangan-mu oh kasih meniti hari
Semoga kita dapat bersama
Sampai kepada-Nya disyurga sana
Tuhan kekalkanlah
Permaisuri hati ku
Untuk menemani dalam mengapai cinta-Mu
(Hijjaz – Permaisuri Hatiku)
***
Oia satu lagi yang perlu dicari bagi yg ingin diprovokasi seperti saya
ini nih nasyid dari Saff One/The Zikr judulnya Istri Sholehah
Mengemis Kasih [Lyric]
Maret 19th, 2010 § 2 Komentar
Munsyid: raihan, the zikr, snada
unduh di sini
Tuhan dulu pernah aku menagih simpati
Kepada manusia yang alfa jua buta
Lalu terhirislah aku dilorong gelisah
Luka hati yang berdarah kini jadi kian parah
Semalam sudah sampai kepenghujungnya
Kisah seribu duka ku harap sudah berlalu
Tak ingin lagi kuulangi kembali
Gerak dosa yang menghiris hati
Tuhan dosaku menggunung tinggi
Tapi rahmat-Mu melangit luas
Harga selautan syukurku
Hanyalah setitis nikmat-Mu di bumi
Tuhan walau taubat sering kumungkir
Namun pengampunan-Mu tak pernah bertepi
Bila selangkah kurapat pada-Mu
Seribu langkah Kau rapat padaKu
Nasyid Dulu
Januari 2nd, 2009 § 2 Komentar
Buta mata tak nampak jalan di dunia
Kerana tidak nampak cahaya
Tidak tahu ke mana hendak dituju
Ke hilir atau ke hulu
Selamatlah di dunia fana ini
Bilamana mata tidak buta
Melalui pengalaman diri
Kerana jalan itu sudah biasa
Ada pedoman yang menunjuk kita
Tongkat di tangan membantu jua
Boleh jadi orang simpati yang membawa
Tapi jika buta hati menderita
Tidak nampak jalan menuju ke akhirat
Negeri yang kekal abadi
Tidak diukur, tidak diukur dengan mata
Kerana tiada kawan yang membantu
Tiada pengalaman yang memastikannya
Tiada pedoman menunjuk kita
Tidak ada yang simpati menolong kita
Dalam kegelapan terjun ke neraka
Menderita di negeri yang abadi
Tidak kembali ke dunia lagi
Tiada gunanya penyesalan diri
Oleh itu banyakkan ‘amal dan bakti”
***
Lirik nasyid diatas adalah lirik nasyid melayu lama yang berjudul Buta Mata yang dinyanyikan oleh Nada Murni / Saff One. Nasyid ini pertama kali saya dengarkan ketika masih kelas 3 SD. Waktu itu ada suatu acara (*lupa lagi acaranya apa kalo gak salah imtihan) di masjid tempat saya mengaji. Saya sempat belajar nasyid ini dan beberapa nasyid lainnya untuk tampil di acara tersebut. Dan itulah awal saya berkenalan dengan nasyid.